Kamis, 06 Oktober 2016

0 Masihkah Pantas?

Satu bulan telah terlewati sudah
Ya, merasakan sejenak memiliki keluarga baru menyenangkan
Namun, tetap saja sama
Sama saat berada pada masa menengah atas dulu
Tetap tidak diterima, dibenci, dan selalu dalam sudut pandang kesalahan
Entahlah, takdir dari Engkau kah?
Atau memang tempatku bukan disini?
Apa kesalahan kecil seseorang yang dipandang tak pantas dengan mereka dinggap masalah terbesar?
Dan kesalahan besar seseorang yang dipandang mereka keluarga bahkan sahabat mereka anggap masalah sepele?
Ketika membaca dan memahami,
"Nikmat Tuhan manakah yang engkau dustakan?"
Saat itu ku pun menangis mendengar dan memahami itu
Namun, tetap saja, sendiri adalah rasa yang selalu ada dalam hatiku
Hanya ada Engkau yang selalu mendengar dan mengerti
Tapi, apakah itu maksud dariMu Tuhan?
Apakah impianku untuk meninggalkan bumi meninggalkan jasa bagi dunia akan pupus?
Dan tak bisa membawa sejarah terbesar dalam kehidupanku?
Sahabat? Kata yang tak pernah ku dapat
Apa karena aku mempunyai banyak kekurangan, tak seperti mereka semua?
Yang pandai, cerdas, bijaksana, ramah, dan yang mereka lakukan seakan benar?
Seakan peribahasa "Rusak nila setitik, rusak susu sebelanga" pun hanya berlaku untukku
Dan mereka, sungguh perbedaan yang hebat untuk itu
Apakah hanya Tuhan yang dapat mendengarku?
Apakah hanya Tuhan yang dapat menemaniku? Menjadi sahabatku? Teman dan orangtuaku?
Apakah tak ada restuMu seakan aku menjadi seperti ini?
Setelah manis sepah dibung,
Yang lainnya, setelah manis tetap dipertahankan
Apakah keadilan di bumi ini akan hilang begitu saja?
Andai ku bisa bermimpi mengunjungi dan bertanya padaMu, Tuhan
Aku ingin mendengar dan menuntutku untuk itu.

0 komentar:

 

Be Better Than Before Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates